Perhitungan suami istri

0

PERHITUNGAN SUAMI ISTRI BERDASARKAN HARI KELAHIRAN

Percaya tidak percaya, mitos tentang perhitungan suami istri adalah konsep dari menentukan pasangan hidup yang pas, serasi, bahagia,  sakinah, mawadah, warahmah.

Rata-rata orang jawa masih menggunakan perhitungan ini, sebab mereka percaya dengan perhitungan suami istri yang cocok, maka pernikahannya bertahan lama serta awet sampai kakek – nenek.

Hasil pengamatan saya mengatakan bahwa mitos ini ada benarnya juga, banyak sekali pasangan kuno yang benar – benar awet sampai manula, jika membandingkan dengan pasangan sekarang.

Saya juga pernah mendengar cerita langsung dari kakek, beliau mengatakan pernikahannya dulu dengan nenek, tanpa pakai kenalan dan tanpa pakai pacaran, aneh tapi nyata.

Boro-boro pacaran “kata kakek saya, kenalan saja tidak. Pernikahan mereka terjadi atas dasar perhitungan kedua orang tua dengan rumus perhitungan hari kelahiran, setelah mereka menganggap perhitungannya cocok, maka pernikahan bisa dilangsungkan dengan syarat usia kedua nya sudah cukup.

Kakek juga menceritakan kisah lucu setelah beliau menjadi pasangan suami-istri, nenek belum mau di sentuh sampai 2 tahun lamanya. Saya tertawa waktu mendengar cerita kakek, tapi ini nyata terjadi sebab mereka berdua awalnya tidak saling kenal.

Mungkin diantara para pembaca, ada juga yang memiliki kisah  sama dari kakek atau neneknya dahulu. Walaupun demikian, nyatanya mereka berdua bisa hidup bahagia sampai tua, tidak seperti pasangan jaman sekarang yang gampang kawin cerai apalagi dikalangan artis.

Tidak tepat rasanya, jika keharmonisan dan keawetan dalam rumah tangga hanya karena perhitungan suami istri. Tentu kita semua tahu, jodoh, mati dan rejeki hanya milik Tuhan seutuhnya.

Akhirnya saya menarik kesimpulan, mungkin saja (ini kemungkinan) keawetan pasangan orang – orang dulu, selain karena ketentuan Tuhan dan juga adanya sugesti yang positif.

Mereka meyakini perhitungan jodoh adalah baik adanya, ketika dalam hitungan tersebut bertemu kecocokan, keyakinan yang tertanam adalah kelanggengan rumah tangganya. 

Untuk peradaban sekarang, hitungan semacam ini adalah sesuatu yang kuno, tahayul, musrik serta tidak ada pakem yang mendasar. Walaupun pada kenyatannya, kawin cerai dijaman sekarang bukan sesuatu yang rahasia.

Kalau saya pribadi suka dengan rumus perhitungan suami istri, saya tidak mengatakan jika rumusan ini 100% benar. Tahayul atau bukan yang saya lihat adalah tujuannya, apa tujuan perhitungan ini? kalau positif, tidak ada salahnya jika dicoba, toh tidak harus seperti jaman dulu dengan jaman Siti Nurbayanya.

Dengan mengenal pasangan kita lebih lama serta melihat dari banyak sudut pandang, saya rasa akan jauh lebih nyaman. Misalnya, lebih memahami sifat – sifatnya, bisa menjadi bahan pertimbangan untuk hubungan yang lebih serius.

Perhitungan suami istri ini bisa menambah kemantapan dalam melangkah ke jenjang pernikahan, bagi anda yang hanya tahu tanggal lahir, tanpa mengerti hari lahirnya bisa klik link berikut ini “ramalan jodoh“.

Anda cukup mengisi nama+tanggal lahir dan nama + tanggal lahir pasangan anda, hari lahirnya akan muncul secara otomatis. Anda akan mendapatkan informasi detail mengenai hari dan pasaran.

Perhitungan Suami Istri

Dibawah ini adalah kajian tentang perhitungan suami istri berdasarkan hari lahir anda berdua, buat yang sudah berpasangan anda juga bisa melihat perhitungannya, tentu dengan harapan bisa memperbaiki yang kurang selama ini.

Jika hari lagi anda dan pasangan anda adalah : 

Minggu bertemu dengan Minggu (  Sering Sakit  )

Minggu bertemu dengan Senin ( Banyak penyakitnya )

Minggu bertemu dengan Selasa ( Miskin )

Minggu bertemu dengan Rabu ( Yuwana )

Minggu bertemu dengan Kamis ( Bertengkar )

Minggu bertemu dengan Jum’at ( Yuwana )

Minggu bertemu dengan Sabtu ( Miskin )

Senin bertemu dengan Senin ( tidak baik ) 

Senin bertemu dengan Selasa ( Yuwana ) 

Senin bertemu dengan Rabu ( Anaknya wanita ) 

Senin bertemu dengan Kamis ( Di cintai orang banyak )

Senin bertemu dengan Jum’at ( Yuwana ) 

Senin bertemu dengan Sabtu ( Berekat )

Selasa bertemu dengan Selasa ( Tidak baik)

Selasa bertemu dengan Rabu ( Kaya ) 

Selasa bertemu dengan Kamis ( Kaya ) 

Selasa bertemu dengan Jum’at ( Bercerai )

Selasa bertemu dengan Sabtu ( Sering bertengkar ) 

Rabu bertemu dengan Rabu ( Tidak baik )

Rabu bertemu dengan Kamis ( Yuwana ) 

Rabu bertemu dengan Jum’at ( Yuwana ) 

Rabu bertemu dengan Sabtu ( Baik )

Kamis bertemu dengan Kamis ( Yuwana ) 

Kamis bertemu dengan Jum’at ( Yuwana ) 

Kamis bertemu dengan Sabtu ( Bercerai ) 

Jum’at bertemu dengan Jum’at ( Miskin ) 

Jum’at bertemu dengan Sabtu ( Celaka ) 

Sabtu bertemu dengan Sabtu ( Tidak baik ) 

Keterengan

Yuwana / Selamat meskipun banyak mendapatkan fitnah dari orang 

Berekat / Selalu cukup walaupun pendapatannya pas – pasan 

Demikian perhitungan suami istri berdasarkan hari lahir yang di sadur dari kitab jawa, tidak perlu di yakini dan tidak wajib di ikuti, yang terpenting adalah keyakinan diri anda sendiri. Semoga bisa menambah ilmu pengetahuan anda, trimakasih atas kunjungan anda.

Anda sedang punya masalah…??? Anda Ingin Konsultasi Dengan Kami…??? klik saja link dibawah ini

 


Share.