Ruwatan Buang Sial Membuat Semua Mantanku Menyesal

Pejuang Hati Penakhluk Lelaki

Ruwatan Buang Sial Membuat Semua Mantanku Menyesal

Gagal urusan asmaraku berakhir berkat Ruwatan Buang Sial Membuat Semua Mantanku Menyesal

Kontak WA mbah mijan

 

Kenyang dengan PHP

Namaku Sintya asal Tarakan, Kalimatan Utara. Sebenarnya aku lahir di Surabaya tapi sejak usia lima tahun aku pindah ke Tarakan karena mengikuti pekerjaan ayahku yang dinas disini. Hingga adik-adikku pun terlahir di bumi Kalimantan Utara ini.

Aku tumbuh sebagai gadis biasa-biasa saja. Sebagai anak sulung aku lebih banyak waktu dirumah membantu mama mengurus adik-adikku. Jadi untuk bergaul dengan teman-teman diluar memang tidak begitu akrab.

Sepulang sekolah aku gak mampir kemana-mana. Sedikit kurang pergaulan membuatku kadang di bully oleh banyak temanku. Tapi mau bagaimana lagi sudah jalannya harus seperti ini.

Masa-masa jelang dewasa

Aku mulai mengenal cowok sejak kelas dua SMU. Saat itu ada kakak kelasku yang nembak aku. Awalnya sih sempat takut tapi karena aku rasakan nyaman yaa akhirnya lanjut saja hubungan kami. Adalah Andri, kakak kelas yang berhasil mencuri hatiku.

Setahun kemudian saat Andri lulus sekolah ini menjadi hari terburuk bagiku. Seiring lulusnya Andri ternyata dia putuskan aku dengan alasan ia mau lanjutkan kuliah di Jogja. Alasannya simpel bahwa Andri gak bisa hubungan jarak jauh.

Kekosongan hatiku gak lama, teman sekelasku mengajakku jadian dan akhirnya kami jalan. Sebut saja Reza, orangnya banyak janji dan suka nelpon malam hari. Suka merayu sampai meleleh hatiku kena rayuannya.

Gagal dan gagal lagi

Reza yang selama ini rajin merayu ternyata hanya gombalan saja. Ia malah lebih kurang ajar daripada Andri. Reza ini cowok Play Boy yang sok romantis. Aku gak mau berlama-lama dengan Reza daripada harus patah terpatah-patah hati ini.

Selepas lulus SMU aku meneruskan pendidikanku di jurusan Sekretaris. Demi menunjang studiku ini aku harus merubah penampilan polosku menjadi lebih menarik. Gak peduli dengan bobroknya urusan asmaraku dimasa lalu, aku tetap tampil anggun tapi sedikit menggoda.

Tunggu, kali ini lebih mengejutkan. Pak Ferry, dosenku naksir dan terang-terangan berani ketemu dengan orang tuaku. Urusan kuliahku sih sedikit terbantu, secara kekasihku dosen aktif disini. Hanya saja kali ini lebih nancep menusuk hati. Ternyata Ferry bertunangan dengan wanita lain.

Pergi tanpa bayang masa lalu

Aku bekerja di sebuah perusahaan multi nasional. Sebagai sekretaris aku termasuk lama melajang. Tak terasa usiaku masuk dua puluh sembilan tahun. Bahkan adikku nyaris mau bertunangan. Sedang aku masih saja menjomblo tanpa kepastian.

Aku gak bisa terus begini. Sekuat tenaga aku melawan trauma asmara masa laluku. Sedih kalo lihat temenku nikah, lebih sedih lagi melihat mama dan papaku. Harus gimana ini mengatasinya?

Berbekal informasi dari Google yang tak sengaja kubuka pas jam istirahat, aku menemukan artikel tentang Ruwatan Buang Sial. Kupelajari isinya dan kumantapkan niatku untuk membuang kesialan asmaraku ini.

Selamat tinggal mantan yang buat sial

Jauhnya jarak antara Tarakan dan Jakarta sempat membuatku ragu. Mbah Mijan tidak bisa bertemu disini dan aku pun kejauhan jika ke Jakarta. Akhirnya atas saran asisten Mbah Mijan aku bisa dilayani jarak jauh.

Aku memaharkan produk Ruwatan Buang Sial, sepenuhnya aku pasrah kepada Allah agar kesialanku benar-benar dibuang jauh. Aku hanya ingin cepat menikah dan dapat jodoh yang langgeng. itu saja yang aku sampaikan agar dibantu dengan sarana yang tepat oleh Mbah Mijan.

Dua bulan berlalu, aku berkenalan dengan seseorang bernama Rizky. Rizky adalah seorang musisi yang kukenal disalah satu mall seusai dia perform. Saat itu teman-teman Rizky ada yang nyelutuk,”Ky, udah sama ini aja siapa tau jodoh”. Aku tersipu, berarti benar si Rizky ini masih jomblo.

Keseriusan Rizky terbukti, dia gak sabar ketemu mama papaku dirumah. Dia ingin melamarku segera karena dia pun sulung yang belum menikah. Ceritanya kami pun menikah, meski gak mewah tapi meriah. Kami hidup di rumah mungil tak jauh dari kediaman orang tuaku. Kami bahagia sekali, aku bersyukur Allah memberiku jodoh yang sabar dan romantis lagi.

Bagaimana yaa kira-kira kabar mantanku dulu?

Kontak WA mbah mijan