Jurus Sakti Pemikat Investor Dan Pembeli

Pejuang Hati Penakhluk Lelaki

Jurus Sakti Pemikat Investor Dan Pembeli

Cerdas saja enggak cukup menjamin keberhasilan kalo kita enggak punya jurus sakti pemikat investor dan pembeli

Kontak WA mbah mijan

Hanya perempuan berpendidikan pas

Kenalin nama saya Ratih dan saya ini hanya seorang lulusan SMK. Saya tidak bisa meneruskan kuliah padahal hanya ingin titel Diploma. Mama saya enggak sanggup sebab masih ada 3 adik-adik saya yang bersekolah. Yasudah saya akhirnya memutuskan untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Pendidikan yang pas itu enggak membuat saya minder. Justru sebaliknya saya berprinsip harus bisa mengalahkan mereka yang pendidikannya lebih tinggi ketimbang saya ini. Saya bekerja sebagai Telemarketing Asuransi tapi saya juga punya kerjaan sampingan juga. Pekerjaan sampingan itu berjualan online macem-macem baranglah. Asal buanyak aja etalase toko online saya.

Masih ada lagi pekerjaan sampingan lainnya yang berhubungan dengan melobi-lobi orang. Pekerjaan itu adalah mencari investor untuk pengembangan bisnis properti. Pekerjaan ini sifatnya tidak terikat jadi bebas-bebas saja saya menjalankan sampingan ini.

Percaya diri enggak stabil

Saya ini orangnya moody. Maksudnya kalo lagi moodnya diatas semangatnya bertubi-tubi. Namun kalo lagi unmood yaa mau ngomong aja males rasanya. Sahabat dekat saya hafal betul dengan karakter saya yang satu ini. Dengan mood enggak stabil ini jugalah yang membuat statusku masih jomblo.

Meski aku dikenal cerdas dan cakap semasa sekolah tapi kendala percaya diri ini acapkali jadi penghalang. Khususnya jika ada momen lomba antar sekolah misalnya. Sampai akhirnya masuk di dunia belantara kerja rupanya ketidakstabilan percaya diri ini masih melekat.

Pekerjaan yang saya jalani ini biasanya hanya dilakukan oleh orang yang kepepet saja. Buktinya satu persatu rekan kerjaku tumbang. Mereka hanya bekerja enggak lebih dari 3 bulan saja. Malah hanya ada yang bertahan seminggu. Suasana kerja yang monoton dengan tekanan yang berat membuat mental jadi taruhannya. Aku bertahan saja meski dengan percaya diri yang enggak menentu ini.

Jurus Sakti Pemikat Investor Dan Pembeli

Enggak buang kesempatan

Suatu siang yang panas, padahal mood sedang kurang oke hari itu. Aku tetiba pengen ngadem di salah satu mall sambil ber-wifian mencari informasi dan berita. Entah keberuntungan dari mana, saya teringat ucapan mama tadi pagi yang tumben bilang, “Semoga harimu diberkahi Allah kak”. Saya jawabnya Aamiin saja.

Dibangku tak jauh dari tempatku ngopi ada 2 orang pria dan 3 wanita tengah diskusi sambil sesekali tertawa. Sepertinya mereka tengah melepas lelah sambil ngobrol ringan. Heran saja, salah satu dari mereka mengajakku gabung saja sebab memang aku sedang sendirian.

Ternyata ketiga wanita itu berprofesi sebagai marketing properti. Wah kebetulan ini ketemu orang yang profesinya masih ada sangkutannya. Meski ketemuannya enggak begitu lama tapi saya dapat ilmu dan hal diluar dugaan saya. Kak Santi, salah satu dari mereka ternyata tinggal enggak jauh dari rumah. Kesempatan berbagi yang langka ini enggak boleh disia-siakan.

Menduplikasi yang sudah berhasil

Malam harinya persis setelah saya selesai sholat Isya, kak Santi menghubungiku. Dia bilang bahwa besok ketemuan lagi yuk, sebab ada hal penting yang ingin disampaikan. Saya mengiyakan saja sebab orangnya baik dan punya karir yang gemilang juga kok. Siapa tahu aku bisa ketularan keberhasilannya.

Esoknya menjelang sore kami bertemu lagi. Kak Santi bertutur bahwa cerdas, pinter, cantik, itu belum cukup untuk membuat kita bisa bersaing dalam dunia kerja. Mesti ada faktor lain yang harus bersama kita. Ehh sayanya belum maksud dengan pernyataan itu.

Kak Santi melanjutkan lagi, yaitu rahasia agar saya bisa memenangi persaingan dalam mencari target, suspek hingga menjadi customer lalu menjadi klien. Aura anggun kita harus terpancar meski target hanya mendengarkan suara kita. Energi itu ada dan bisa terpancar sempurna dengan Susuk Energi.

Makin penasaran saya dibuatnya, lalu Kak Santi berjanji untuk menuntun dan menunjukkan tata caranya bagaimana. Lewat seorang kak Santi jugalah akhirnya saya bisa mendapatkan sarana itu langsung dari Mbah Mijan. Hasilnya? Hari ini saya justru dicari calon investor. Nah kalo sekelas kak Santi, ia sudah dicari calon pembeli.

Kontak WA mbah mijan