Aku Terjebak Ulah Atasan Yang Tamak

Dulu Viral Kini Semakin Mahal

Aku Terjebak Ulah Atasan Yang Tamak

Kinerja dan dedikasi yang aku persembahkan untuk perusahaan ini membuat aku terjebak ulah atasan yang tamak hingga aku harus terlilit hutang dalam jumlah banyak

Kontak WA mbah mijan

Loyalitas tanpa batas

Namaku Hartono, asli dari Kediri. Setamat kuliah di Solo aku memutuskan untuk mengadu nasib di Jakarta. Lebih tepatnya di perusahaan yang bergerak dalam bidang sekuritas. Aku memiliki karakter tegas dalam bertugas, selain itu aku dikenal memiliki loyalitas tanpa batas baik kepada perusahaan maupun kepada atasan.

Karena itulah banyak karyawan yang segan saat bertemu denganku. Atasanku sekaligus pemilik perusahaan ini namanya Pak Michael. Beliau dan keluarganya sudah seperti keluarga bagiku. Kebaikan dan kepercayaannya yang diberikan kepadaku tak tanggung-tanggung. Dibalik itu aku menjadi harus bertanggung jawab atas kelangsungan perusahaan ini.

Karir saat bergabung di perusahaan ini adalah Manager Keuangan. Sebagai pimpinan yang membawahi ratusan karyawan aku dituntut harus memberiksan hasil kerja maksimal. Ketegasanku ini membawa tim di departemen yang aku bawahi menjadi tim yang solid, handal dan teruji.

Cerita kontradiksi bermula

Perusahaan ini mempunyai reputasi sangat bagus dan dipercaya oleh banyak relasi serta rekanan. Kami sebagai sumber daya manusia didalamnya tentu saja bangga akan hal ini. Sebagai apresiasi dari perusahaan kepada seluruh karyawan maka dibuatlah berbagai macam penghargaan.

Namun saat kondisi sedang dipuncak inilah terjadi kontradiksi yang diawali oleh kebijakan pemilik yang tak masuk akal. Berbagai kebijakan berpihak kepada para petinggi. Lambat laun pengaruhnya kepada hasil kerja seluruh tim. Kekompakan menurun tajam, terjadi penyimpangan prosedur yang sedikit banyak membuat perusahaan makin merosot reputasinya.

Sebagai kepala departemen, aku dan beberapa rekanku mencoba untuk melakukan pembenahan. Tak terkecuali memberanikan diri untuk menghadap sang boss agar bisa mengendalikan perusahaan ini seperti semula. Sayang semua upaya gagal lalu satu persatu aset berharga, yakni para karyawan teladan mengundurkan diri satu persatu. Kondisi inipun tak membuat boss melakukan pencegahan. Sebaliknya boss makin menjadi dengan kemauannya.

Terkuaknya boss yang tamak

Tak butuh waktu lama, ternyata boss yang makin tamak ini tengah menikmati ketamakannya. Berjudi menjadi kebiasaan yang mengarah pada kegemarannya. Selain itu juga kerapkali bermain dengan perempuan di luar kota. Seketika aku menyampaikan ke istri atasan dan yang aku dapatkan adalah aku ini seorang pemfitnah yang tak tahu diri.

Demi membuktikan pernyataanku terpaksa aku bawa serta istri boss untuk melacak keberadaan suaminya. Benar saja, saat asyik berjudi dengan wanita penghibur kami berhasil memergokinya. Esok harinya istri boss menggugat cerai. Kemudian yang terjadi adalah boss makin menjadi sementara assetnya makin habis dari hari ke hari.

Suasana kantor tak lagi kondusif, semua karyawan pergi. Hanya tersisa aku seorang diri bahkan personalia pun sudah tak masuk lagi. Menjelang siang aku dikejutkan oleh kedatangan beberapa orang yang hendak menyita perusahaaan ini. Mereka menyampaikan bahwa pemilik perusahaan ini sudah ditahan. Hutangnya mencapai Triliunan Rupiah.

Aku terjebak tak bisa bergerak

Dalam kondisi yang terjepit aku tak bisa berbuat banyak. Lebih parahnya lagi adalah aku turut serta menanggung ulah atasan yang serakah ini. Uang tabunganku dan semua asetku lenyap seketika. Aku lumayan depresi dibuatnya. Meski begini aku tetap menjaga semua harus tetap dalam ketenangan.

Berganti hari suntuk tak tertahan lagi. Aku benar-benar butuh teman curhat yang bisa mendengar dan mengentaskan aku dari situasi ini. Ditengah sedihku, aku memutuskan untuk mendatangi paranormal Mbah Mijan. Beruntung aku sempat save nomor Mbah Mijan saat beliau turut mengisi salah satu acara di kantor dulu.

Lewat bantuan beliau inilah aku disarankan untuk Ruwatan yang dilanjutkan dengan Baiat Kerejekian. Semangat bangkitku tumbuh dan ide dari otakku menjadi riuh. Empat bulan berlalu aku tak hanya berkarir sebagai Manager Keuangan lagi. Aku menjelma menjadi pemilik perusahaan sekuritas yang menangani relasi yang dulu menjadi rekananku.

Terima kasih Mbah, doa bisa mengubah segalanya dan berbagi bisa mengubah kondisi!


Kontak WA mbah mijan