Menangkal Gangguan Gaib Untuk Membuang Sial

Menikah Setelah Sewindu Pasrah

Menangkal Gangguan Gaib Untuk Membuang Sial

Serangan tak kasat mata bisa terjadi kapan saja sehingga kita harus mampu menangkal gangguan gaib untuk membuang sial

 Kontak WA mbah mijan

Fenomena makhluk alam semesta

Allah SWT adalah zat yang Maha Menciptakan. Ia menciptakan berbagai macam makhluk termasuk manusia. Jin adalah salah satu jenis makhluk ciptaan Allah yang memiliki sifat fisik tertentu, berbeda dengan jenis manusia atau malaikat. Jin diciptakan dari bahan dasar api, sebagaimana yang telah Allah SWT firmankan, Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (QS. Ar-Rahman: 14-15)

Sebagai umat beragama tentu saja mengimani tentang adanya dimensi gaib yang merupakan rumah bagi makhluk tak kasat mata. Mereka telah ditakdirkan untuk mengusik dan mengganggu manusia. Disinilah letak keimanan manusia diuji dalam menjalani roda kehidupannya.

Mengenal sifat Jin

Jin memilki sifat iri, dengki dan pembangkang. Ketika Allah menciptakan nabi Adam as kali pertama dan semua makhluk Allah diminta menyembahnya, hanya jin yang tidak mau melakukannya, karena merasa lebih sempurna dibanding manusia yang terbuat dari tanah sedang dia dari api. Seketika itu juga Allah menetapkan jin di neraka dan ia berjanji akan mengganggu anak cucu Adam agar melanggar perintah-Nya.

Jin dapat menganggu manusia baik secara fisik maupun non-fisik. Maksud dari secara fisik adalah gangguan Jin yang dapat menyebabkan penyakit. Hal seperti ini sering terjadi disekitar kita. Seperti misalnya orang yang mengeluhkan sakit. Ia divonis oleh dokter memiliki sakit TBC. Namun ketika diperiksa laboratorium tidak menunjukkan adanya gejala TBC. Padahal ia tetap merasakan sakit. Ketika akhirnya ia menjalani ruqyah barulah paham bahwa batuk-batuk itu adalah gangguan Jin. Lantas, bagaimana dengan gangguan non-fisik?

Menangkal Gangguan Gaib Untuk Membuang Sial

Apa saja pengaruh Jin terhadap Manusia?

Biasanya Jin memberi pengaruh gangguan pada perilaku. Ketika seseorang terkena gangguan jin, maka akan terjadi perubahan perilaku secara bertahap kearah yang negatif. Misalnya, seorang suami berlaku zalim terhadap istrinya  ataupun istri mulai berani terhadap suaminya dan berbuat maksiat. Seorang anak bisa menjadi anak yang durhaka terhadap orang tua. Seorang karyawan dibuat tidak jujur dan melakukan korupsi.
 
Jin mampu lakukan gangguan psikis, seperti akan timbul rasa cemas, was-was, takut, gelisah dan merasa tidak nyaman. Kekalutan serta bingung terhadap dirinya. Titik klimaksnya adalah depresi dan bahkan jika tidak ada penanganan yang tepat maka bisa menjadi gila. Ini bisa terjadi akibat tipisnya iman ataupun kiriman dari seseorang. Akibatnya bisa terjadi gangguan fatal pada cara berpikir yang rusak polanya.
 
Lalu Jin juga mampu berikan gangguan keyakinan (keimanan) yang paling berbahaya yaitu menjauhkan kita dari ketaatan kepada Allah SWT. Pelan namun pasti, secara bertahap menyesatkan manusia. Semua contoh gangguan tersebut berada dalam diri seseorang secara bersinambungan. Awalnya jin membisiki manusia, lalu bisikan itu direspon oleh otaknya menghasilkan pola pikir. Dari pikiran direspon hatinya, jadilah gangguan psikis. Jika direspon tubuhnya maka jadilah gangguan prilaku dan puncaknya mempengaruhi keimanannya.
 
 
Mbah Mijan menyarankan bilamana terjadi hal-hal gangguan tersebut maka segeralah untuk Ruqyah atau Ruwatan. Ada tata cara yang telah diajarkan secara syariat agar gangguan demi gangguan itu lenyap. Secara efek yang ditimbulkan dari gangguan tersebut bila dibiarkan saja yaa tidak terjadi perubahan apapun.
 
Bentuk atau wujud lain dari gangguan Jin misalnya sulit mendapatkan jodoh atau pasangan. Beberapa kali asmara kandas, sering berhalusinasi berlebihan dan bisa jadi kesurupan. Jika gangguan tersebut berupa kiriman dari orang lain biasanya berwujud serangan yang kita kenal dengan istilah santet, guna-guna, tenung, teluh hingga pelet ampuh yang menggunakan daya ilmu setan (hitam).
 
Ruwatan Buang Sial adalah tindakan menangkal sekaligus memberikan pagar secara gaib pada diri seseorang. Jika dijalankan dengan sempurna maka diri merasa lebih nyaman dan dekat dengan Sang Pencipta. Kesehatan tubuh lebih bisa dirasakan dan rasa syukur akan lebih sering terucap mengalir dalam keseharian.
 
Kontak WA mbah mijan