Merantau Jauh Sukses Berlabuh

Cantik Tiada Tara Susuk Mutiara

Merantau Jauh Sukses Berlabuh

Berjiwa muda penuh semangat dengan sarana hebat nan ampuh menjadijan saya merantau jauh sukses berlabuh

Kontak WA mbah mijan

Tumbuh dilingkungan pasif

Halo semuanya, perkenalkan nama saya Dharma dan saat ini saya berusia 37 tahun. Saya menghabiskan waktu muda saya dengan totalitas bekerja sehingga saya termasuk lelaki yang terlambat menikah. Ada beberapa alasan kenapa saya bekerja begitu giat namun pada dasarnya adalah ada satu alasan yang sejak awal sangat mendasar.

Saya lahir dan tumbuh dilingkungan yang sangat keras. Kawasan saya dikenal dengan daerah preman, tepatnya disudut padat penduduk di Jakarta Utara. Sebagai anak dari seorang tokoh masyarakat saya tidak ingin mencoreng nama baik keluarga khususnya ayah saya. Berada dalam lingkungan yang pasif membuat saya menjadi berbeda dari mereka.

Saya sangat membatasi pergaulan dengan anak sebaya saya. Maklum saja mereka rata-rata malas bersekolah dan melakukan tindakan tak baik seperti begadang dan bergaduh. Usia belasan tahun sudah bertato dan akrab dengan dunia kekerasan.

Keinginan kuat merantau

Alkisah setelah lulus dari SMU saya berniat untuk bisa bekerja lebih jauh dari rumah. Selain ingin mandiri dan menjadi kebanggaan orang tua, saya ingin memakmurkan keluarga saya. Syukur-syukur bisa pindah dan tinggal dilingkungan baru yang lebih baik.

Saya meneruskan belajar disebuah akademi pelayaran dibilangan Jakarta Selatan. Sengaja saya indekost agar bisa belajar mandiri sejak awal. Keinginan yang sangat kuat untuk merantau jauh adalah ketika mendengar kesaksian para senior lulusan dari akademi ini. Mengenyam pendidikan singkat namun hasilnya sangat hebat.

Mereka memberikan semangat kepada para yunior agar bisa menjadi seperti mereka. Memberi kiat-kiat dan banyak hal seputar kehidupan di kapal pesiar. Saya dan rekan seangkatan saya ini seakan sudah tak sabar untuk segera memulai semuanya. Bak membuka sebuah lembaran baru dalam kehidupan yang jauh lebih baik. Dukungan keluarga menjadi semangat tersendiri untuk memulai karir disini.

Merantau Jauh Sukses Berlabuh

Babak baru sang perantau

Tiba hari bersejarah dalam hidup saya, sebuah hari dimana saya benar-benar meninggalkan keluarga dan negeri ini. Saya bersiap untuk melakukan perjalanan sebagai kru kapal pesiar yang hendak melakukan lawatan menuju Los Angeles. Keberangkatan dari Singapore dan tinggal menunggu hitungan jam dari sekarang.

Sejujurnya awal merantau jauh ini saya belum begitu membanggakan sebab dalam 18 bulan yang saya lewati saya masih tetap seperti ini. Menjadi kru dengan gaji yang belum sesuai harapan dan khayalanku dulu. Sandar sebulan saya gunakan untuk pulang bertemu keluarga dan kala itulah saya ditunjukkan oleh seorang senior tentang Saputangan Karomah.

Barulah pada keberangkatan kedua ini menjadi babak baru saya. Merantau jauh dengan sarana metafisika yang menjadi rahasia sukses para senior saya. Gelora semangat dan dedikasi saya melonjak tajam disertai disiplin tingkat tinggi dan loyalitas. Saya seperti orang baru dengan energi bekerja yang menyala-nyala.

Sukses sebelum waktunya

Butuh waktu sekitar hampir setahun untuk membuat jabatan saya naik tangga demi tangga. Ketika kapal pesiar bersandar di Vancouver, saya memutuskan untuk tidak kembali ke Tanah Air. Saya justru mengikuti pelatihan disana selama sandar sehingga saya memiliki kompetensi lebih. Alhasil pada pelayaran berikutnya saya dipercaya memangku jabatan lebih tinggi setara manager.

Kepercayaan perusahaan dan keberhasilan saya dalam menjaga semua standar operasional membawa saya pada keberhasilan dengan predikat pelayaran tersukses sepanjang perusahaan berdiri. Saat itu usia saya belum 30 tahun. Sehelai Saputangan Karomah wangi di dompet saya memberi saya inner power untuk bisa menghadapi semua tantangan kerja jauh dari Tanah Air.

Beberapa kali saya berkonsultasi menanyakan energi dari sarana ini dan tak lupa saya minta agar Mbah Mijan memantau saya. Sulitnya komunikasi tak menjadi soal bagi saya meski hanya bisa menghubungi ketika kapal sandar entah di negara manapun. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan, bahwa semangat itu timbul dari dalam. Sebuah dorongan metafisika yang bisa menciptakan seseorang untuk berkarya dan bekerja lebih baik dinegeri orang. Banyak yang bilang, saya sukses sebelum waktunya.


Kontak WA mbah mijan