Misteri Hewan Ternak Mati Di Tapanuli

Kekayaan Fantastik Kolektor Benda Antik

Misteri Hewan Ternak Mati Di Tapanuli

Gemparkan warga manakala muncul sosok aneh pengisap darah yang menyisakan misteri hewan ternak mati di Tapanuli

 Kontak WA mbah mijan

Perkara di Tapanuli Utara

Desa Pohan Tonga, terletak di Tapanuli Utara baru-baru ini dihebohkan dengan kematian hewan ternak warga secara misterius. Hewan ternak yang menjadi korban keganasan pemangsa pengisap darah ini diantaranya Babi, Ayam, Bebek, Kambing dan sebagainya. Bagaimana mungkin semua hewan ternak itu binasa dengan kondisi fisik yang masih utuh? Sementara darahnya telah dihisap oleh sang pemangsa.

Pemerintah tak tinggal diam menyaksikan fenomena ini. Berbagai upaya pun dilakukan untuk menenangkan warga dan mengatasi keadaan. Dilain sisi, warga mengaitkan peristiwa ini dengan hal mistis. Kecurigaan warga tertuju pada makhluk gaib bernama Homang. Sejenis makhluk gaib yang diyakini doyan mengisap darah hewan hingga binasa.

Gejolak pro kontra terjadi. Diantara keyakinan akan keganasan makhluk halus bernama Homang ini beradu argumen dengan mereka yang menduga ini adalah ulah dari binatang pemangsa lain. Adanya jejak kaki pemangsa yang menyerupai Anjing pengisap darah pun tak luput dari perkiraan.

Gelar sayembara berhadiah

Pemerintah menyampaikan digelarnya sayembara untuk mengungkap fenomena aneh ini. Peristiwa misterius ini mencari seseorang yang mampu mengungkap dengan hadiah sejumlah uang. Tentu saja warga masyarakat akan berfikir dua kali. Antara yakin dan tak yakin dengan tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi ini.

Bagaimanapun juga, masalah ini harus segera teratasi demi ketenangan warga khususnya para peternak. Keresahan mereka butuh jalan keluar yang pasti. Bila memang tragedi ini karena unsur mistis, maka selesaikanlah dengan cara mistis. Begitupun sebaliknya, bila memang ini ulah binatang pemangsa maka tuntaskan dengan cara logika.

Begitulah yang terjadi. Warga menanti cemas akan keselamatan hewan ternak mereka yang masih hidup. Selama situasi dan kondisi belum tenang tentu warga akan tetap terjaga sepanjang malam. Entah sampai kapan karena fenomena ini antara ada dan tiada.

Misteri Hewan Ternak Mati Di Tapanuli

Melihat dari sisi metafisika

Mbah Mijan turut mengamati fenomena ini tentunya dari sisi kacamata metafisika. Ada benarnya keyakinan para warga Tapanuli Utara yang menegaskan bahwa ini adalah ulah makhluk halus yang bernama Homang. Selain Begu Ganjang, ada lagi nih sosok yang enggak kalah terkenal, yaitu Homang. Homang ini mungkin lebih mirip seperti Bigfoot, atau makhluk raksasa yang suka menampakkan diri kepada manusia.

Menurut sebagian orang, Homang ini sangatlah mirip dengan manusia. Hanya saja, tampilan luarnya lebih menyeramkan. Ia mempunyai tubuh yang besar serta dapat berubah wujud mirip manusia, kera dan kingkong dengan rambut panjang, mata besar dan merah, wajah seram, gigi tajam, dan hampir semua tubuhnya dipenuhi bulu-bulu. Bahkan, suara manusia pun dapat ditiru.

Homang dikenal sebagai makhluk pemakan daging dan juga tumbuhan. Sifat jahil yang menempel pada dirinya membuat manusia bisa saja lupa diri kalau sudah masuk ke dalam hutan. Tak hanya menyesatkan saja, kalau seseorang sudah hilang, maka menemukannya kembali adalah hal yang sangat susah. Hal ini terjadi, karena saat sudah diculik oleh Homang, orang yang hilang tersebut tak akan terlihat oleh mata telanjang, meskipun posisinya berada di depan mata. Saat ada orang hilang dan tidak ditemukan, maka orang Tapanuli akan menyebutnya sebagai dililuhon homang atau disesatkan oleh Homang.

Tindakan Pagar Ghoib untuk keselamatan

Sebagai tindakan antisipasi bila terjadi gangguan dari makhluk gaib, Mbah Mijan meracik lengkap sarana metafisika yakni Pagar Ghoib Untuk Rumah. Bisa juga dipergunakan untuk menjaga hewan ternak di kandang, pekarangan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Peristiwa yang menimpa saudara kita di Tapanuli Utara, mengingatkan kita bahwa fenomena apapun bisa saja terjadi yang menyisakan tanda tanya besar. Sebagian orang yang mempercayai hal ini adalah mistis adalah mereka yang mengenal betul kultur dan cerita turun-temurun akan keberadaan Homang.

Sedangkan secara logika, sulit membuktikan fenomena ini adalah perbuatan binatang lain karena nyaris tidak ada suara keributan terdengar ketika puluhan ternak binasa sia-sia.

Kontak WA mbah mijan