Tiga Wanita Pemilik Saputangan Karomah ini Menakjubkan

TIGA WANITA PEMILIK SAPUTANGAN KAROMAH INI MENAKJUBKAN

 Kontak WA mbah mijan

 

Jika Tuhan sudah menghendaki, apapun bisa terjadi, sungguh fantastis dan menakjubkan. Cerita menarik ini di alami oleh tiga wanita pekerja ditiga negara berbeda, Hongkong, Singapura dan Taiwan.

Saputangan Karomah adalah sejenis azimat, benda ini khusus dibuat untuk mereka yang tinggal diluar negeri. Entah mereka bekerja, kuliah, ataupun yang sudah menjadi kewarganegaraan.

Pegangan yang saya buat spesial ini, telah dipercaya sejak 2007 hingga sekarang. Mereka rata-rata mengaku puas dengan hasilnya, termasuk mbak Yanti, mbak Yulie dan mbak Debhie.

Kita mulai dari mbak Yanti, beliau sebelum bekerja di Singapura, pernah mengeyam pahitnya hidup di Malaysia. Dia mengaku gagal dinegara tersebut, bukan hasil yang didapat justru hutang yang menumpuk. 

Mulanya terlilit hutang, saat beliau mengajukan pinjaman menggunakan pasport kerjanya ke bank, untuk modal usaha suami dikampung. Tetapi usaha yang dirintis sang suami gagal, modalpun amblas.

Berteman dengan saya di facebook sudah setahun lamanya, beliau mengatakan ingin cari peruntungan dinegara lain. Melunasi hutang dengan segera adalah target mbak Yanti, dengan sisa uang yang ada, beliau akhirnya memesan Saputangan Karomah.

Setelah mendapatkannya, beliau langsung pindah kerja ke Singapura. Setahun berlalu tanpa kabar, baru dua hari yang lalu ia join ke akun WeChat saya (mbah_mijan), dan menanyakan kabar.

Mbak Yanti mengaku, suka sekali membaca testimoni-testimoni yang saya sajikan diwebsite ini. Akhirnya, beliau juga berkenan memberikan testimoni untuk para pembaca.

Saya memang memberikan akses pribadi melalui WeChat, khusus bagi mereka yang bekerja diluar negeri. Dibawah ini adalah percakapan kami, yang sengaja saya capture untuk anda.

“Tes, Mbah masih ingat aku tidak?” bunyi chating pertamanya. Selama setahun tanpa kabar, baru dua hari kemaren, mbak Yanti mengirimkan pesan lewat akun WeChatnya.

Saputangan Karomah 1

Saya sedikit lupa sama mbak Yanti, kemudian beliau menjelaskan “Aku yang di Singapura Mbah, Aku suka baca testimoninya Mbah. Makasih ya Mbah, Saputangan nya” terang beliau. 

Setelah pindah dari Malaysia ke Singapura, nampaknya mbak Yanti menemukan keberuntungan. Allhamdulillah berkat ijin Allah, “Sekarang Yanti kerja ditempat yang bagus, sudah bisa nabung sama beli sawah (dikampung)” tambahnya.

“Maaf ya Mbah, Kalau balas chating jam segini (dini hari), soalnya baru pulang kerja” tegasnya. Demikian cerita kesuksesan mbak Yanti, dengan wasilah pegangan yang di miliki.

Saputangan Karomah 2

TESTIMONI II

Mbak Yulie punya cerita yang berbeda dengan dua wanita ini, kalau beliau memang sudah menjadi warga negara Hongkong. Saat itu, usaha yang dirintis bareng suami, diambang kebangkrutan. Beliau mengatakan bahwa, “nama Mbah Mijan cukup populer kalau di tempat saya” (Hongkong).

“Anak-anak yang suka makan disini, sering cerita nama simbah” imbuhnya. Itu yang membuat mbak Yulie tidak ragu untuk memesan Saputangan Karomah dari saya. Setahun yang lalu, tepatnya satu Juni 2014, pukul 10:34 PM, beliau chating begini.

“Mbah, hari demi hari saya semakin bisa merasakan manfaatnya. Penuh rasa syukur yang tiada tara, ternyata masih ada penolong diri saya yang sudah hampir jatuh. Saya berterimakasih yang sebesar-besarnya atas pertolongan Mbah selama ini, salam sukses ya Mbah” katanya.

Alhamdulilah, Allah mengabulkan doa kami berdua, hingga usaha yang nyaris bangkrut, bisa maju kembali. Semoga ijabah dan berkah selalu dan selalu menyertai saudariku semua, amiin.

Saputangan Karomah 4

TESTIMONI III

Kalau cerita mbak Debhie, sama seperti mbak Yanti, problemnya tentang hutang piutang. Beliau tinggal di Taiwan, penyebab yang membuat ia terlilit hutang adalah temannya, meminjam uang kebank dengan jaminan pasportnya, tapi ditinggal kabur.

Saya kadang heran, kenapa begitu mudahnya percaya sama teman yang baru dikenal, sampai mau meminjamkan pasport kerja  hanya untuk memperoleh pinjaman, tapi kasus seperti ini cukup marak diluar negeri.

Bisa jadi salah satu dari anda, yang saat sekarang sedang bekerja di negeri seberang dan kebetulan membaca ini, memiliki masalah yang sama karena banyak yang mengalami kasus semacam ini.

Sebenarnya ini bukti caputre lama, ada beberapa percakapan yang terhapus karena ganti handphone. Kalau tidak salah capture testimoni ini, awal Januari 2015, setelah beliau memesan Saputangan Karomah pada pertengahan 2014 lalu. 

“Hutang ke orang-orang sudah 50% bisa terbayar, salut banget Mbah, makasih banget Mbah. Untung saja dulu saya cepat-cepat ke Mbah, kalau tidak bisa mati karena hutang Mbah” kata beliau di chatnya.

Beliau juga menambahkan ” Oh Mbah, bulan 10 kan saya mau pulang ke Indonesia. Cuma sebelum sampai rumah, saya ingin menemui Mbah dulu, bisa ya Mbah. Sekalian ingin nambah pegangan yang lain”

Saputangan Karomah 3

Bukan hanya untuk pelancar rejeki, pelaris dagang, dan sejenisnya. Saputangan Karomah juga memiliki daya pikat yang bisa diandalkan. Piranti ini paling banyak dimintai para pekerja luar negeri.

Saya membuat azimat yang satu ini, dengan fungsi multiguna, termasuk sebagai wasilah pagar ghoib dari gangguan langsung maupun gangguan non fisik, seperti santet,pelet bahkan gendam.

Insyaallah dengan ijin Allah SWT, khasiatnya dapat dirasakan secara nyata. Untuk mengetahui detail tentang produk yang telah mereka gunakan, anda bisa klik link dibawah ini 

Saputangan Karomah 

Anda sedang punya masalah…??? Anda Ingin Konsultasi Dengan Kami…??? klik saja link dibawah ini

 


 


Kontak WA mbah mijan