Hutang Beres Dan Usaha Pun Sukses

RKarir Mulus Tanpa Tersandung Kasus

Hutang Beres Dan Usaha Pun Sukses

Merintis usaha dengan pinjam sana sini lalu merugi membuatku ingin agar hutang beres dan usaha pun sukses dengan gemilang

 Kontak WA mbah mijan

Modal nekad dan nekad modal

Aku pendatang di Jakarta dari Lampung. Awalnya aku ingin mendaftar di salah satu Perguruan Tinggi dan ingin masuk anggota Perwira. Apa boleh buat? Semuanya itu tersendat lantaran banyak persyaratan yang tidak dapat aku penuhi dengan baik. Jika dibilang frustasi yaa iya pastinya.

Mau kembali malu tapi jika tak kembali terus bagaimana aku bisa meneruskan hidup? Aku terkenal nekad sejak kecil. Kenekadan ini bukan hal aneh sebab semua keluargaku sangat paham. Waktu kecil aku sempat memanjat pohon kelapa dan mengambil kelapa muda sendiri. Lalu aku pernah dikeroyok beberapa orang saat berkelahi waktu SMP dan cerita kenekadan lainnya.

Rupanya nekad inilah yang menjadi modalku untuk bertahan hidup disini. Yaa modal nekad dan nekad modal, aku menghampiri teman-teman baruku lalu melobinya hanya untuk mendapatkan modal.

Miskin pengalaman kaya pengamalan

Atas izin Tuhan akhirnya aku membuka usaha berjualan makanan. Makanan ini ku olah sendiri di kostku yang sempit. Tiap sore makanan ringan ini aku bawa dari warung ke warung untuk dititipkan. Keesokan sorenya aku kembali mengantar sambil mengambil uang bila daganganku laku terjual.

Inilah yang kujalankan setiap hari selama hampir lima bulan. Miskin pengalaman dan aku hanya mengamalkan apa yang orang lain lakukan. Tapi rupanya ini hanya cukup untuk aku makan dan bayar kostan. Secara hitungan aku merugi alias banyak nomboknya.

Bukan aku kalau gak nekad, aku terus lakukan ini sampai setahun dan kerugian yang diderita semakin menahun. Aku sampai berani berhutang untuk beli sepeda motor agar aku bisa lebih luas melakukan mobilitas. Belum juga lunas semua keinginanku sudah kandas. Lagi-lagi aku masih diminta sabar gak boleh beringas.

 

Hutang Beres Dan Usaha Pun Sukses

Memulai jalan baru yang lebih nekad

Berhenti sebagai pembuat dan pedagang makanan ringan aku banting stir kerja di dealer mobil. Kebetulan memang kadang kala aku ikut tawar menawarkan mobil bila ada orang yang mau jual atau beli. Kebiasaan ini diketahui oleh salah satu pemilik dealer mobil bekas.

Lewat boss itulah aku dipekerjakan agak istimewa karena kenekadanku dalam menjual aneka mobil bekas dagangannya. Dalam sebulan pertama aku berhasil menjual diatas lima unit. Begitu pula dibulan-bulan berikutnya menyatakan bahwa penjualanku makin bertambah terus. 

Kepercayaan boss yang makin besar ini membuatku semakin leluasa dalam bergerak kemana saja. Bisa jadi inilah jalanku di perantauan tapi sejujurnya menjadi karyawan adalah bukan impianku. Sekecil apapun hasilnya jika milik sendiri maka aku adalah bossnya. 

Gunakan sarana metafisika

Geliat bisnis jual beli mobil bekas itu sangat ketat lho persaingan. Offline dan online semua bergerak setiap saat sepanjang hari. Melihat peluang ini walaupun sengit toh aku tetap bermimpi jadi boss. Alhasil aku nekad gunakan sarana metafisika. Apakah itu?

Salah satu sahabatku disini yang juga klienku menyarankan untuk gunakan Susuk Emas. Melihat keberhasilan sahabatku ini aku gak butuh waktu berpikir lama untuk gunakan itu. Asal gak berbahaya untuk kesehatan dan keseharianku beribadah yaa semuanya gak masalah.

Gaya negosiasiku yang didorong dengan sarana metafisika ini rupanya cemerlang. Aku kini tak lagi bekerja sebagai manager pemasaran mobil bekas. Aku adalah pemilik tiga dealer mobil bekas yang tersebar di Jakarta dan Tangerang. Ingat, nekad saja tidak cukup! Semua perlu perhitungan yang benar dan tindakan yang masuk di nalar.

Kontak WA mbah mijan